Lampu4d Hujan turun pelan di malam itu, membasahi jalanan kota yang biasanya ramai. Di balik jendela apartemen lantai 12, Alya duduk diam, menatap layar ponselnya yang masih menyala. Pesan terakhir dari seseorang yang selama ini ia percaya—dan cintai—terpampang jelas.
"Aku kangen kamu juga, sayang."
Tapi pesan itu… bukan untuknya.
Alya tak pernah menyangka bahwa hubungannya dengan Raka, pria yang sudah ia cintai selama tiga tahun, akan retak karena sesuatu yang sesederhana notifikasi. Selama ini, Raka selalu terlihat sempurna—perhatian, setia, dan penuh rencana masa depan.
Namun malam itu, semuanya berubah.
Saat Raka tertidur di sofa, ponselnya bergetar. Alya tidak berniat membuka, tapi layar yang menyala menampilkan nama yang tak pernah ia lihat sebelumnya—"Nina ❤️".
Tangannya gemetar saat membuka pesan itu.
Dan di sanalah semuanya hancur.
“Aku cuma teman kerja,” kata Raka keesokan harinya, mencoba menjelaskan.
Alya tersenyum tipis. “Teman kerja yang kamu panggil ‘sayang’?”
Sunyi.
Tak ada jawaban yang bisa memperbaiki luka yang sudah terlanjur terbuka.
“Aku nggak sengaja,” lanjut Raka, suaranya melemah.
“Tapi kamu melakukannya berulang kali,” balas Alya, kali ini tanpa air mata.
Yang paling menyakitkan bukanlah pengkhianatan itu sendiri, tapi fakta bahwa semua kenangan indah yang pernah mereka bangun kini terasa seperti kebohongan.
Cinta atau Harga Diri
Login Lampu4d Hari-hari setelah itu terasa panjang. Alya mencoba bertahan, mencoba percaya lagi. Tapi setiap kali Raka tersenyum, ia teringat pada pesan-pesan itu.
Cinta yang dulu hangat kini berubah menjadi rasa curiga.
Hingga suatu malam, Raka berkata, “Aku pilih kamu. Aku sudah berhenti.”
Alya menatapnya lama.
“Masalahnya bukan kamu berhenti atau tidak,” katanya pelan.
“Masalahnya… kamu pernah memilih orang lain saat aku masih ada.”
Kalimat itu membuat Raka terdiam.
Di bawah langit senja, Alya berdiri di halte tempat mereka dulu sering tertawa bersama. Kali ini, ia sendiri.
Ponselnya bergetar. Nama Raka muncul di layar.
Ia tidak mengangkat.
Untuk pertama kalinya, Alya memilih dirinya sendiri.
“Aku mencintaimu,” bisiknya pelan, seolah Raka bisa mendengar.
“Tapi aku juga harus mencintai diriku lebih dari itu.”
Ia melangkah pergi.
Daftar Lampu4d Meninggalkan cinta yang pernah ia jaga dengan sepenuh hati.
Beberapa bulan kemudian, Alya tersenyum lagi. Bukan karena seseorang yang baru, tapi karena ia akhirnya sembuh.
Ia belajar satu hal penting:
Cinta yang benar tidak akan membuatmu merasa kurang. Dan pengkhianatan, sekali terjadi, akan selalu meninggalkan jejak.

Komentar
Posting Komentar